Harga Tiket Masuk Museum Mandala Bhakti, Semarang

Harga Tiket Masuk Museum Mandala Bhakti, Semarang Terbaru 2019 – Kota Semarang merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah yang juga menduduki peringkat kelima sebagai kota metropolitan terbesar di Indonesia. Selayaknya kota-kota besar lainnya, Kota Semarang juga mengenal sistem pembagian wilayah kota yang terdiri atas: Semarang Utara, Semarang Timur, Semarang Selatan, Semarang Barat, serta Semarang Tengah atau Semarang Pusat.

Tiket Masuk Museum Mandala Bhakti

Museum Mandala Bhakti

Pembagian wilayah kota ini diawali oleh Pemerintahan Hindia Belanda sebagai pembagian wilayah sub-residen yang setingkat dengan kecamatan. Meskipun pembagian wilayah kota ini dapat dikatakan jarang digunakan oleh Pemerintahan Kota Semarang, namun pembagian kota ini kerap digunakan untuk menerangkan suatu lokasi berdasarkan letaknya terhadap pusat kota Semarang.

Dari kelima bagian wilayah di Semarang, terdapat satu yang menarik yaitu wilayah Semarang Selatan. Anda pasti bertanya-tanya tentang hal menarik apa dari wilayah Semarang Selatan, bukan? Di wilayah Semarang Selatan ini, tepatnya di Jalan Soegijapranata 1 Kalurahan Barusari, berhadapan dengan monumen Tugu Muda, terdapat salah satu alternatif tempat wisata sejarah dan edukasi yang wajib dicoba, yaitu Museum Mandala Bhakti.

Museum Mandala Bhakti adalah museum perjuangan TNI. Bangunan yang diperkirakan telah dibangun sejak tahun 1930 dirancang oleh arsitek Belanda bernama I. Kuhr E. dan van Leeuwen yang sebenarnya pada awalnya digunakan untuk Raad van Justitie atau Pengadilan Tinggi untuk masyarakat Eropa yang tinggal di Semarang.

Pada tahun 1950-an bangunan ini kemudian digunakan oleh Kodam IV/Diponegoro sebagai Markas Besar Komando Wilayah Pertahanan II. Selanjutnya, pada tahun 1985, bangunan ini akhirnya resmi digunakan sebagai museum yang menyimpan koleksi tentang data, dokumentasi, dan persenjataan TNI baik yang tradisional maupun modern.

Di dalam museum ini tersimpan berbagai koleksi yang menjadi bukti fisik dan faktual sejarah perjalanan Kodam IV/Diponegoro. Dari sekian banyak banyak koleksi yang disimpan di museum ini terdapat satu koleksi yang bernilai sejarah tinggi yaitu pistol kuno jenis Luger dan machine gun Browning. Senjata ini dinilai bersejarah tinggi karena diyakini digunakan dalam pertempuran lima hari di Semarang.

Bangunan Museum Mandala Bhakti memiliki dua lantai dengan orientasi bangunan menghadap ke arah Utara. Pondasi bangunan museum ini terbuat dari batu dengan dinding yang terbuat dari bata berplester. Atapnya menggunakan genteng berbentuk limasan serta di bagian depan bangunan terdapat serambi yang menghiasi lantai satu maupun lantai dua.

Museum Mandala Bhakti memiliki totl 30 ruangan di antaranya dinamakan ruang peristiwa, ruang seragam angkatan darat, ruang wanita tama atau ruang laskar wanita, perpustakan, serta laboratorium. Tepat di depan museum Mandala Bhakti diletakkan sebuah senjata seberat 25 PDR field gun yang kondisinya terlihat masih baik. Selain itu, museum ini juga memiliki berbagai koleksi lainnya yang juga menakjubkan seperti artefak militer Indonesia dan foto-foto dari pahlawan Indonesia.

Selain berfungsi untuk menambah pengetahuan serta memberikan kesan akan sejarah tanah air, Museum Mandala Sakti juga dapat dijadikan pilihan destinasi wisata yang murah meriah Hal ini dikarenakan untuk mengunjungi tempat wisata ini, Anda tidak perlu membayar alias gratis. Akan tetapi Anda perlu memperhatikan jam dan hari buka dari Museum Mandala Bhakti karena museum ini tidak buka setiap hari.

Museum ini dibuka untuk umum pada hari Selasa hingga Kamis pukul 08.00 WIB-18.00 WIB, pada hari Jumat pukul 08.00 WIB-10.30 WIB, dan hari Minggu pukul 08.00 WIB-12.00 WIB. Pada hari Senin, Sabtu, dan hari libur, museum ini ditutup untuk umum.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Museum ini, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum mobil kecil berupa angkot maupun Bus Rapid Trans. Jika Jakarta memiliki Bus Trans Jakarta maka Semarang memiliki Bus Rapid Trans yang lebih kerap disebut BRT.

Jika Anda ingin menggunakan BRT sebagai sarana transportasi menuju Museum Mandala Bhakti maka Anda perlu menggunakan BRT dengan jalur Mangkang-Penggaron yang berada di koridor 1. Rute Bus ini diawali dengan Taman Margasatwa Bonbin Mangkang kemudian melewati Tugu Muda dan Museum Mandala Bhakti selanjutnya berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah.