Harga Tiket Masuk Museum Kedaton Sultan Ternate

Harga Tiket Masuk Museum Kedaton Sultan Ternate Terbaru 2019 – Menjaga warisan budaya menjadi kewajiban bagi seluruh bangsa agar budaya tersebut tidak tergerus dan lantas terabaikan. Melestarikan warisan budaya juga menjadi salah bukti penghormatan kepada leluhur bangsa. Maka harus dijaga dari kerusakan dan dimanfaatkan sesuai dengan Undang-Undang Benda Cagar Budaya.

Tiket Masuk Museum Kedaton Sultan Ternate

Kedaton Sultan Ternate

Bagi Anda pecinta sejarah, pasti sangat suka berkunjung ke museum. Museum mampu membantu kita untuk merasakan kilas balik masa lampau dan mengenal jejak-jejak sejarah. Salah satu museum yang bisa dijadikan objek wisata, ada di Ternate tepatnya di Provinsi Maluku Utara.

Museum ini bernama Museum Kedaton Sultan, yang merupakan museum sejarah yang menyimpan benda-benda peninggalan Kesultanan Ternate dan sisa-sisa perang pada masa kedatangan bangsa Eropa di Maluku dan Maluku Utara sekitar abad ke-15.

Museum Kedaton Sultan Ternate dibangun oleh Sultan Muhammad Ali pada tanggal 24 November 1813 di tanah seluas 1,5 hektar dengan bangunan seluas 1500 meter persegi. Bangunan Museum Kedaton Sultan Ternate memiliki bentuk segi delapan yang dirancang oleh arsitek asal China. Kemudian pada tahun 1982 barulah museum ini diresmikan oleh menteri kebudayaan yang menjabat saat itu, yaitu Daud Joesoef.

Lokasi museum ini berada di bukit Limau yang memiliki penampakan seperti singa yang duduk bertopang dengan kedua kaki yang menghadap ke laut dan di belakangnya terdapat Gunung Gamalama. Di bagian depan istana, terdapat lapangan Sunyie Lamo dan Sunyie Ici yang sering digunakan sebagai tempat prosesi upacara adat.

Ketika memasuki museum, akan tercium aroma daun pandan yang cukup kuat. Karena memang disetiap meja dari masing-masing ruangan ditaburi daun pandan. Museum ini memiliki fasilitas ruang pameran tetap dan ruang penyimpanan koleksi.

Museum Kedaton Sultan Ternate mengkoleksi banyak sekali benda-benda bernilai sejarah seperti benda-benda arkeologi, filologi, teknologi, seni rupa, geologi, hingga numismatik/ heraldik. Museum ini juga menyimpan benda-benda khas milik kesultanan, berbagai jenis peralatan perang, dan Al-Quran tertua di Indonesia yang ditulis dengan tangan. Terdapat singgasana Sultan Ternate yang memiliki warna emas dan terlihat begitu megah terpampang di museum ini.

Selain benda-benda tersebut, di Museum Kedaton Sultan Ternate juga terdapat mahkota sakral, pedang, keramik, bahkan kereta kencana yang sudah berumur ratusan tahun. Dikatakan oleh seorang abdi keraton bahwa mahkota sakral yang ada di Museum Kedaton Sultan ini langka karena tidak dimiliki oleh istana lainnya. Dalam bahasa daerah Ternate, mahkota disebut dengan istilah stampa.

Mahkota sakral yang tersimpan di Museum Kedaton Sultan Ternate tersusun dari emas, batu permata, intan, perak, berlian mira hingga zambrud. Mahkota ini sangat unik karena mempunyai rambut yang bisa tumbuh seperti rambut manusia.

Maka dari itu, di sana rutin diadakan upacara ritual istampa setiap satu tahun sekali, yaitu bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Ritual ini diadakan untuk memotong rambut mahkota. Menurut perkiraan, mahkota ini sudah ada sejak zaman sultan pertama dan telah berumur 500 tahun.

Dalam Museum Kedaton Sultan Ternate, stampa tersebut disimpan dalam ruangan tersendiri. Tidak sembarang orang dapat memasuki ruang tersebut. Aroma dupa juga tercium dari ruang penyimpanan ini.

Harga Tiket Masuk Museum Kedaton Sultan

Operasional Museum Kedaton Sultan Ternate dibuka mulai pukul 08.00 WIT dan tutup pada pukul 14.00 WIT. Waktu tersebut disesuaikan dengan zona waktu Kota Ternate yang berada di Indonesia bagian timur. Museum Kedaton Sultan Ternate dibuka dari Hari Selasa hingga Minggu. Sedangkan untuk Hari Senin dan hari libur nasional lainnya, museum ini akan tutup.

Untuk berkeliling di Museum Kedaton Sultan Ternate tidak dipungut biaya alias gratis. Namun Anda bisa memberikan biaya sukarela jika memang ingin. Pengunjung hanya dipungut biaya untuk parkir kendaraan.

Rute termudah untuk menuju Museum Kedaton Sultan Ternate adalah dari Bandara Baabullah, Anda langsung mengarah sejauh 3,5 km. Sedangkan jika melalui pelabuhan Ahmad Yani jarak tempuhnya sekitar 1,5 km. Dan jika Anda lewat Terminal Gamalama, jaraknya hanya 0,5 km.

Bagaimana, Anda tertarik untuk berkunjung ke Museum Kedaton Sultan Ternate? Dijamin, Anda akan semakin mengenal berbagai budaya yang ada di Indonesia.