Harga Tiket Masuk Pagoda Pulau Kemaro Palembang

Harga Tiket Masuk Pagoda Pulau Kemaro Palembang Terbaru 2019 – Jika berada di Palembang, kurang lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Jembatan Ampera yang terkenal sebagai ikon Kota Palembang. Tidak hanya itu, di sekitar Jembatan Ampera juga terdapat destinasi wisata lain yang tak boleh dilewatkan, yaitu Pagoda Pulau Kemaro.

Harga Tiket Masuk Pagoda Pulau Kemaro Palembang

Pagoda Pulau Kemaro

Dari dermaga yang ada di Jembatan Ampera, telah disediakan banyak perahu yang dapat membawa Anda menuju Pulau Kemaro. Jarak Pulau Kemaro dengan pusat Kota Palembang hanya berkisar 10 km. Pulau eksotis ini terletak di delta Sungai Musi. Nama Kemaro berasal dari kata ”kemarau”, karena menurut cerita turun-menurun dikatakan bahwa pulau ini tidak pernah terendam oleh air, bahkan ketika Sungai Musi sedang dalam keadaan meluap sekalipun.

Saat ini Pulau Kemaro menjadi salah satu daya tarik wisata yang ada di Palembang. Pulau Kemaro memiliki luas 30 hektar dengan jumlah penghuni sekitar ratusan orang saja. Namun telah banyak wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri mengunjungi tempat ini.

Harga Tiket Masuk Pagoda Pulau Kemaro

Pulau Kemaro memiliki nuansa Tiongkok yang cukup kental, karena terdapat beberapa bangunan khas kebudayaan Tiongkok, seperti tempat pembakaran uang kertas, pohon cinta, Klenteng Hok Tjing Rio yang terkenal dengan sebutan klenteng Dewi Kwan In, makam Siti Fatimah dan Tan Bun An, serta yang paling populer adalah pagoda yang tersusun dari sembilan lantai.

Objek yang menjadi magnet dari Pulau Kemaro adalah pagoda yang tersusun dari 9 lantai dan menjulang tinggi di tengah pulau. Pagoda ini dibangun tahun 2006. Tidak jauh dari pagoda, terdapat klenteng Hok Tjing Rio atau klenteng Dewi Kwan In yang telah dibangun tahun 1962. Sayangnya, tidak semua orang diperbolehkan masuk ke dalam klenteng. Hanya orang-orang yang akan beribadah saja yang bisa masuk ke klenteng tersebut.

Kemudian di depan klenteng tersebut, ada makam dari Siti Fatimah dan Tan Bun An yang saling berdampingan. Keberadaan dua makam tersebut tidak bisa terlepas dari legenda terkenal yang berkembang di Pulau Kemaro, yaitu kisah antara Siti Fatimah dan Tan Bun An.

Siti Fatimah merupakan seorang putri raja Palembang, sedangkan Tan Bun An adalah pangeran dari Negeri China yang menjadi saudagar di Palembang. Kedunya saling jatuh cinta, dan berniat untuk meminta restu pada orang tua Tan Bun An. Setelah mengunjungi orang tuanya di China, mereka dibekali tujuh guci.

Saat sampai di Muara Sungai Musi, Tan Bun An membuka guci tersebut. Betapa kagetnya Tan Bun An mengetahui isi guci yang hanya sawi-sawi asin. Merasa kecewa, maka dibuanglah guci-guci tersebut ke sungai. Tanpa sengaja, guci yang ketujuh terjatuh dan ternyata ada emas di dalamnya.

Tanpa pikir panjang, Tan Bun An langsung menyebur ke sungai untuk mengambil guci-guci yang telah dibuangnya agar bisa mengambil harta yang ada di dalamnya. Siti Fatimah yang panik melihat Tan Bun An tidak kunjung muncul ke permukaan, akhirnya ikut terjun ke sungai, dan akhirnya keduanya meninggal.

Kisah cinta antara keduanya ini dijelaskan dengan cukup rinci di lantai dasar Pagoda. Selain itu, di lokasi ini juga tumbuh sebuah pohon yang dianggap sebagai pohon cinta. Pohon tersebut sebagai perlambangan “cinta sejati” dari dua orang yang berbeda kebangsaan dan berbeda kebudayaan yaitu Siti Fatimah dan Tan Bun An. Oleh sebab itu, Pulau Kemaro mendapat julukan sebagai Pulau Jodoh.

Wisata di Pagoda Pulau Kemaro dapat dikunjungi setiap hari, mulai dari pukul 09.00 sampai pukul 17.00. Untuk dapat masuk ke tempat ini tidak dikenai tiket masuk, kecuali jika ingin memberi secara sukarela. Alokasi biaya yang dibutuhkan hanya untuk transportasi dari dermaga Jambatan Ampera menuju Pulau Kemaro yang ditempuh menggunakan perahu. Satu perahu dihargai Rp 100.000.

Bagi Anda wisatawan dari luar kota, dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II langsung saja ke Stasiun LRT Mahmud Badarudin II menuju Jakabaring hingga tiba di stasiun LRT Ampera. Kemudian, Anda bisa turun dan sedikit berjalan ke tepi sungai Pasar 16 Palembang. Di situlah tersedia banyak sewa perahu untuk mengantar Anda ke Pagoda Pulau Kemaro. Bagaimana, menarik bukan destinasi wisata Pagoda Pulau Kemaro ini?