Wisata

Harga Tiket Masuk Taman Buaya Asam Kumbang Medan

Advertisement

Harga Tiket Masuk Taman Buaya Asam Kumbang Medan Terbaru 2019 – Berkunjung ke Sumatera Utara, pasti sangat familiar dengan wisata alam seperti air terjun, danau, dan gunung. Jika Anda merasa ingin wisata lain yang berbeda di medan, Anda dapat mengunjungi taman buaya asam kumbang, yaitu wisata reptil yang terkenal se Asia Tenggara. Tentu Anda akan menemui banyak sekali buaya dan melihatnya dari dekat di destinasi ini. Tertarik?

Taman Buaya Asam Kumbang Medan
Taman Buaya Asam Kumbang Medan

Taman Buaya Asam Kumbang merupakan penangkaran buaya yang terbesar di asia tenggara. Taman Buaya ini didirikan oleh Lo Than Muk pada tahun 1959. Taman buaya ini berawal dari hobi memelihara hewan buas saja. Awalnya, Lo Than Muk hanya memelihara 12 ekor buaya, dan hingga kini jumlahnya terus bertambah.

Kemudian koleksi buayanya tersebut dibuka untuk umum dan dapat dikunjungi masyarakat sebagai lokasi wisata pada tahun 80-an. Sejak awal berdiri hingga kini, jumlah buaya di Taman Buaya Asam Kumbang telah mencapai 2800 ekor buaya dan terus bertambah. Anda dapat melihat buaya dalam berbagai usia di penangkaran ini, mulai dari buaya yang baru mentas hingga buaya yang berusia puluhan tahun.

Harga Tiket Masuk Taman Budaya Asam Kumbang

Sebagian besar buaya yang ditangkar disini mulanya berhabitat di sungai sungai di kota Medan yang ditangkap dan dikembangbiakkan disini. Buaya yang dipelihara disini juga memiliki jenis yang bermacam-macam. Jenis buaya yang paling umum di Taman Buaya Asam Kumbang adalah buaya Senyulong dan buaya Muara. Perbedaan dari dua jenis tersebut adalah buaya jenis senyulong mulutnya relatif lebih sempit.

Anda juga dapat melihat buaya dalam berbagai ukuran. Mulai dari yang kecil hingga yang paling besar. Ada satu buaya yang paling besar di Taman Buaya ini yang merupakan buaya kesayangan dari pemilik taman Buaya Asam Kumbang. Buaya tersebut memiliki panjang 5 meter dan berusia 46 tahun. Buaya ini ditempatkan di kandang terpisah dari buaya lainnya.

Jika Anda tertarik untuk melihat bagaimana buaya menyantap makanan, Anda dapat memberi makan buaya secara langsung di lokasi ini dengan membeli bebek yang dijual dengan Rp40.000 per ekornya yang disediakan di Taman Buaya Asam Kumbang. Anda tidak perlu khawatir mengunjungi lokasi ini karena penampungan buaya diberi sekat-sekat kawat yang tinggi agar buaya tidak dapat merayap keluar.

Buaya-buaya di taman Buaya ini dibedakan tempat penangkarannya berdasarkan usianya. Tiap bak penampung berisi 10 ekor buaya. Di bagian dalam ada danau seluas satu hektar yang berisi buaya-buaya yang cukup agresif. Danau tersebut berwarna hijau dan Anda dapat melihat buaya-buaya mengapung seperti kayu yang siap melahap makanan yang dilemparkan pawang.

Jika anda beruntung, Anda dapat menyaksikan pawang buaya menyuguhkan atraksi diluar kandang. Anda dapat melihat buaya tersebut dari dekat. Anda juga dapat bebas berfoto dengan latar buaya dalam kandang. Jika Anda ingin berfoto dengan buaya dari dekat, Anda dapat membayar Rp5000 untuk sekali sesi foto. Selain Buaya, ada berbagai hewan lain yang dipelihara di taman buaya ini seperti ular, kera, dan berbagai jenis burung.

Tiket masuk Taman Buaya Asam Kumbang hanya sebesar Rp10.000 untuk hari biasa dan hari libur dan dipatok sama untuk semua umur. Jika Anda tertarik untuk menonton pertunjukkan buaya, Anda harus membayar Rp50.000 dan pertunjukkan ular sebesar Rp50.000. Wisata taman Buaya Asam Kumbang buka sejak pukul 08.00 hingga 18.00 setiap harinya.

Taman Buaya Asam Kumbang terletak di Jalan Bunga Raya II, Asam Kumbang, Medan Selayang, Kota Medan. Lokasi ini berjarak sekitar 10 km dari pusat kota medan. Jika Anda memulai perjalanan dari Universitas Sumatera Utara, Anda hanya akan menempuh sekitar 7 km kearah barat. Anda dapat menempuh waktu 20 menit untuk mencapai lokasi ini.

Meskipun terbilang aman, Anda harus tetap hati-hati saat mengunjungi Taman Buaya Asam Kumbang ini. Jika Anda ingin melihat buaya makan, Jam pemberian makan untuk buaya biasanya ada di sore hari sekitar pukul 17.00. Wisata ini biasa ramai dikunjungi pada akhir pekan. Selamat berlibur!

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker